Ketika seorang anak lahir ke dunia pastilah sejuta harapan orang tua disematkan di diri anak. Banyak
orang tua yang berharap anaknya kelak menjadi anak yang pintar, cerdas dan berhasil. Orang tua pun rela
berkorban untuk memenuhi segala kebutuhan anaknya, mulai dari gizi hingga pendidikan, yang diberikan
adalah yang berkualitas. Namun apakah dengan menjadikan anak pintar dan berhasil merupakan
jaminan bahwa anak kelak akan menjadi anak yang berbakti dan merawat orang tua di saat usia
senjanya ? anak yang bisa di jadikan amal jariyah di akhirat ?.
Berangkat dari permasalahan itulah Sekolah Islam Nailufar berusaha untuk memberikan solusi
dalam menuntun dan mendidik siswa siswi sesuai petunjuk Allah dan Rasul-Nya, menjadikan siswa siswi
bukan hanya pintar dan berhasil, juga shalih dan shalihah.
Sekolah Islam Nailufar juga berusaha menjadikan pembelajaran mudah, menarik dan penuh
motivasi melalui metode pendekatan perkembangan berdasarkan usia dan cara kerja alamiah otak dengan
harapan siswa kelak akan senang belajar dan menjadi pribadi yang memiliki kematangan emosi serta
mampu menyelesaikan masalah, Insyaa Allah.
Diantara buku yang menjadi referensi adalah Nawaqidul Islam, Qawaidul Arba', Ushulus Tsalatsa.
Diantara buku yang menjadi referensi adalah Fiqih Muyassar.
Diantara buku yang menjadi referensi adalah Syarah Tuhfatul Athfal, Matan Al Jazariyah.
Diantara buku yang menjadi referensi adalah Nahwul Wadhi dan Kitabut Tashrif.
Jenjang SM Putra Nailufar memiliki target hafalan 15 juz.
Diantara buku yang menjadi referensi adalah Kishotul Anbiya dan Bidayah Wan Nihayah.
Mengajarkan santri bagaimana cara mendidik anak, membangun karakter, pendidikan adab dan akhlak.
Mengajarkan santri tata cara memasak, diharapkan santri menjadi pribadi yang mandiri untuk memenuhi kebutuhannya.
Mengajarkan kepemimpinan kepada santri dan diharapkan santri dapat membimbing oranglain, diri sendiri, organisasi maupun timnya.
Melatih life skill santri dengan membuat sesuatu, diharapkan santri menjadi lebih inisiatif dan imajinatif.
Service Learning merupakan bagian dari sebuah proses pendidikan dimana santri diarahkan bukan hanya mendalami materi pembelajaran, melainkan juga menerapkan materi tersebut agar berguna bagi masyarakat sekitar.